Rektum & Syukur Nikmat


Rektum ???
Ya, kata yang barangkali asing bagi sebagian orang tetapi familiar bagi sebagian orang yang lain. Salah satu organ pencernaan yang ada pada makhluk hidup, juga pada manusia. Bagi yang pernah belajar bab pencernaan di kelas 8 SMP atau 11 SMA IPA tentu tidak asing bahkan mengetahui fungsinya.

Usus besar (colon) adalah suatu saluran berotot yang panjangnya lima sampai tujuh kaki yang menghubungkan usus kecil ke rektum. Ia terbentuk dari usus besar yang naik (kanan), usus besar yang melintang (transverse), usus besar yang turun (kiri) dan sigmoid colon, yang menghubungkan ke rektum. Usus buntu (appendix) adalah suatu saluran kecil yang dicantelkan pada usus besar yang naik. Usus besar adalah suatu organ yang sangat khusus yang bertanggung jawab untuk memproses limbah sehingga pengeluaran limbah mudah dan menyenangkan.


Feces, atau limbah yang tertinggal dari proses pencernaan, lewat melalui usus besar dengan bantuan dari peristalsis, pertama dalam suatu kondisi cair dan akhirnya dalam bentuk padat. Ketika feces lewat melalui usus besar, segala air yang tersisa diserap. Feces disimpan di usus besar sigmoid (berbentuk S) hingga suatu gerakan massa mengosongkannya kedalam rektum, biasanya sekali atau dua kali sehari. 
Biasanya itu memakan waktu 36 jam utuk feces dapat melewati usus besar. Feces sendiri kebanyakan adalah sisa-sisa/puing-puing makanan dan bakteri-bakteri. Bakteri-bakteri ini melakukan beberapa fungsi-fungsi yang bermanfaat, seperti mensintesis beragam vitamin-vitamin, memproses produk-produk limbah dan partikel-partikel makanan, dan melindungi terhadap bakteri-bakteri yang membahayakan. Ketika usus besar yang turun menjadi penuh dengan feces ia mengosongkan isi-isinya ke dalam rektum untuk memulai proses eliminasi.

Rektum adalah suatu ruang delapan inci yang menghubungkan usus besar ke dubur (anus). Fungsi rektum antara lain:
  • Menerima feces dari usus besar
  • Membiarkan seseorang mengetahui ada feces yang harus dikeluarkan
  • Menahan feces sampai pengeluaran terjadi
Ketika apa saja (gas atau feces) datang ke dalam rektum, sensor-sensor mengirim suatu pesan ke otak. Otak kemudian memutuskan apakah isi rektum dapat dilepaskan atau tidak. Jika mereka dapat, sphincters mengendur dan rektum berkontraksi, mengeluarkan isi-isinya. Jika isi-isinya tidak dapat dikeluarkan, sphincters berkontraksi dan rektum menampung sehingga sensasinya hilang untuk sementara.

Dubur (anus) adalah bagian paling akhir dari saluran pencernaan. Ia terdiri dari otot-otot yang melapisi pelvis (pelvic floor muscles) dan dua otot-otot lain yang disebut anal sphincters (internal dan eksternal).
Pelvic floor muscle menciptakan suatu sudut antara rektum dan dubur yang memberhentikan feces untuk keluar ketika ia tidak diharapkan keluar. Anal sphincters menyediakan kontrol feces yang baik. Internal sphincter selalu ketat, kecuali ketika feces masuk ke dalam rektum. Ia mempertahankan kita continent (tidak melepaskan feces) ketika kita tidur atau jika kita tidak sadar akan kehadiran feces. Ketika kita mendapat suatu keinginan untuk membuang air besar, kita mempercayakan pada external sphincter kita untuk menahan feces sampai kita dapat pergi ke toilet.

Bayangkan saja bila otot-otot yang ada pada rektum kita tak bekerja atau bila otot-ototnya diganti dengan otot polos, apa yang akan terjadi. Bila otot-otot yang melapisi pelvis dan otot-otot di anal sphincters tak bekerja, maka saat tidur feces (kotoran) akan KELUAR OTOMATIS dari dubur. Wuih....sungguh tak terbayangkan karena bau feces yang menyengat semerbak mewangi di seluruh penjuru kamar. Belum lagi jejak-jejak berwarna kuning atau coklat bertebaran di atas tempat tidur kita.

Lain halnya seandainya otot-otot di rektum diganti dengan otot-otot polos, apa yang akan terjadi??? Seperti kita ketahui bahwa otot polos adalah otot dimana kerjanya tidak disadari oleh kita alias involunteer. Nah, seandainya otot-otot di rektum terdiri dari otot polos, maka ketika feces dari usus besar menuju rektum maka OTOMATIS akan keluar lewat dubur. Iiiiihhhh....tak terbayangkan....KUNING dimana-mana...dan BAU menyengat juga harum semerbak !! Tak terbayangkan bila orang GANTENG atau CANTIK sedang berjalan di jalan, namun meninggalkan jejak feces dimana-mana dan bau yang menyengat. Wuuuaakk....mau muntah tentunya!!!

Apa sih yang bisa kita tarik hikmahnya??? Seandainya jika Allah men-STOP kerja otot-otot di rektum 5 menit saja atau meng-GANTI otot-otot tersebut dengan otot polos selama 10 menit saja, apa yang terjadi??? Mudah-mudahan kita semua dapat membayangkan APA YANG AKAN TERJADI. Ternyata rasa syukur itu begitu MAHAL harganya serta begitu DALAM maknanya. Jangan sampai ketika kita berjalan di jalan raya namun di belakang kita ada yang mengiringi, yaitu jejak-jejak feces yang berserakan. Bila sudah begini apakah kita masih TIDAK BERSYUKUR akan nikmat Allah yang diberikan kepada kita semua ????

5 komentar:

jd inget sama ponakanku, wkt lahir dia ga bs pup sendiri jd harus dipompa pake alat khusus yg dimasukin ke anusnya. kata dokter dia kena hiscprung. usus nya 7cm ga punya saraf jd ga bs otomatis mendorong feses ke anus. sekarang dia di kolostomi. stlh beratnya 8 kg dia hrs dioperasi lg, buat potong usus yg ga pny saraf itu & tutup kolostominya.
kebayang repotnya kakakku krn tiap 3 jam dia hrs ganti "donat" (perban yg dibentuk kyk donat)yg ada di ususnya. klo telat bs jd iritasi.
ya smg ini smua ada hikmahnya, menambah kesabaran & rasa syukur. Buat dede Fabian cepet sembuh ya, tinggal nunggu 3 kg lg deh.

thanks for anonim...
smoga qt makin bersyukur pada-Nya...

yha yha........

Makasih infonya ^_^

makasih mas, infonya membantu mengerjakan PR adek saya heheh.....

Poskan Komentar